MURID KELAS 9 SMP ISLAM AL AZHAR 26 YOGYAKARTA MENJALANI PROSESI WISUDA



SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta menggelar acara Akhirussanah atau juga disebut sebagai wisuda kelas 9 yang diselenggarakan di Aula Masjid Kampus Al Azhar Sleman pada hari Selasa 8 Juni hingga Rabu 9 Juni 2021. Acara tersebut dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 11.00 Wib yang hanya dihadiri oleh murid saja.

Akhirussanah tahun ini merupakan yang terbanyak dalam mewisuda murid, dibandingkan wisuda pada tahun-tahun sebelumnya yang hanya mewisuda maksimal di angka 140an. Kali ini murid yang diwisuda lebih banyak dari itu.

Acara ini dihadiri oleh seluruh kelas 9 SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta yang berjumlah 170 murid (peserta wisuda), yang dibagi menjadi 2 hari dalam prosesi wisudanya. Secara konsep, hari pertama dan kedua sama, namun hanya berbeda peserta saja. Selain murid, juga dihadiri oleh kepala sekolah dan pengurus Yayasan Asram dan BPPH. Untuk tamu undangan dari luar, seperti kepala dinas, pengawas sekolah, RT/RW, kepala desa Sinduadi dan kepala satgas covid 19 kecamatan mlati serta bhabinsa kecamatan mlati juga turut diundang, namun hanya pada acara Wisuda tahfidz saja yang juga diselenggarakan tepat 1 hari sebelum kegiatan akhirussanah, yaitu Hari Senin, 7 Juni 2021.

Secara protokol kesehatan, kegiatan ini juga menjalankan protokol kesehatan yang ketat seperti murid dan panitia yang terlibat harus menggunakan masker, handsanitizer, dan menjaga jarak. Sebelum masuk area acara tersebut pun setiap orang harus mengukur suhunya. Pihak panitia juga telah mensterilisasi area acara dengan penyemprotan (sterilisasi) disinfektan sebelum digunakan serta menyediakan 4 Air Purifier yang dipasang di setiap sudut guna memfilter udara, membersihkan udara, memurnikan udara, dan menghilangkan polusi di dalam ruangan.

Selain itu, pihak panitia juga sudah mengirimkan surat ijin menyelenggarakan kegiatan kepada RT, RW, Kelurahan, dan Satgas Covid kecamatan Mlati serta bhabinsa, yang dalam hal ini juga turut memberikan pengawasan dan pengawalan hingga acara berakhir.

Disampaikan juga oleh salah satu koordinator acara, Pitra Kurnia Sari, S.Pd, bahwa acara ini terselenggara tidak hanya karena kehendak panitia atau pihak sekolah saja, melainkan sudah memberikan pilihan kepada semua wali murid, yaitu untuk memilih acara tersebut diselenggarakan di Sekolah, di Indor (hotel), atau di outdor di luar sekolah. Dan dilakukan voting, hasilnya tertinggi pilihannya adalah diselenggarakan di sekolah. Seluruh wali murid juga setuju dan percaya dengan kami guru-guru tentang persiapan protokol kesehatannya.

Walaupun diselenggarakan di sekolah, dengan kepiawaian semua panitia (guru), kemudian gedung aula masjid pun disulap dan dikonsep hingga menjadi cantik dan megah. Hal ini juga diapresiasi oleh ketua yayasan Asram, yakni Drs. H.A. Hafidh Asrom, MM. Walaupun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya diselenggarakan di hotel, namun acara ini dan juga konsep serta dekorasinya tidak kalah dengan acara-acara sebelumnya. Dan semoga ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lainnya, lanjutnya.

Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan kepada murid berprestasi sebanyak 90 penghargaan. Sebanyak 52 prestasi non akademik seperti Sainstek, sains dan Sosial, Tari, Agama (MTQ, MHQ, dll), dan perlombaan lainnya), 10 besar nilai tertinggi ASPD, 10 Besar Nilai Ujian Sekolah, Nilai tertinggi Mapel ASPD, dan Peringkat pertama untuk rangking Kelas yang dalam hal ini ada 7 kelas. (Dedi Priyatno, A.Md – Staf Arsip dan Plt Humas Al Azhar Yogyakarta)