SD Islam Al Azhar 38 Bantul Peduli Pada Anak Yatim Dan Dhuafa



Bantul, 11 Februari 2021 SD Islam Al Azhar 38 Bantul memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang berada di sekitar wilayah sekolah tepatnya di dusun Gemahan, Ringinharjo, Bantul. Program ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan yang bertujuan untuk membantu meringankan beban anak yatim dan dhuafa yang juga terdampak oleh pandemi. Sampai saat ini, SD Islam Al Azhar 38 Bantul sudah memiliki 10 anak asuh (yang rutin diberikan bantuan). Dan program ini sudah berjalan sejak Agustus 2020 lalu.

Sepuluh anak yang diberikan bantuan secara rutin, merupakan anak yang dipilih dengan kriteria anak yatim dan dhuafa yang paling perlu dibantu dan bekerjasama dengan kepala dusun gemahan sehingga dalam memilih akan tepat sasaran.

Adapun sumber dana/bantuan berasal dari berbagai donatur dan melalui penggalangan bantuan berupa sedekah (baik berupa uang maupun barang) yang dialokasikan atau disalurkan untuk anak yatim dan dhuafa terutama untuk menunjang pendidikannya.

Much.taufik budi santoso selaku guru di sekolah tersebut dan juga koordinator program ini, ketika diwawancarai mengatakan, penggalangan dilakukan dengan cara menyebar flayer secara online kepada masyarakat luas termasuk wali murid SD Islam Al Azhar 38 Bantul itu sendiri dan bekerja sama dengan jam’iyyah yang ada di sekolah tersebut. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada sesama khususnya masyarakat yang ada di sekitar SD Islam Al Azhar 38 Bantul Gemahan, Ringinharjo, Bantul, yang benar-benar perlu untuk dibantu terutama untuk menunjang pendidikannya.

Program ini selain memiliki tujuan membantu sesama, yakni dalam rangka belajar berbagi dengan sesama yang lebih dekat, menanamkan kebaikan di masyarakat setempat, dan dalam rangka mencari keberkahan dan ridho Allah SWT dengan amalan yang nyata.

Harapannya program ini akan terus berjalan secara rutin dan semakin banyak orang-orang yang mau bergabung bersedekah dan membantu melalui program ini sehingga lebih banyak pula orang yang bisa kami bantu, bahkan jika memang sudah memiliki banyak anak asuh yang kami bantu, harapannya bisa memiliki panti asuhan yang dikelola oleh sekolah, ujarnya. (Dedi Priyatno, A.Md – Staff Arsip dan Humas Al Azhar Yogyakarta)