Ubah Pola Asuh Anda, Didiklah Generasi Z Sesuai Zamannya!



Perkembangan zaman semakin lama semakin maju dan tantangannya pun semakin berat. Banyakanya orang tua yang berkarir dan bekerja biasanya akan mengalami kesulitan dalam mengasuh anak, sehingga kebanyakan dari mereka menitipkan anaknya di tempat penitipan atau menyewa baby sitter untuk mengurusnya. Orang tua kurang mengetahui secara detail bagaimana perkembangan anak-anaknya secara langsung.

Tim BK SMP I AL Azhar 26 Yogyakarta mengadakan kegiatan Parenting Education pada hari Kamis, 12 Maret 2020 yang berjudul “Mendidik Anak Generasi Z” bertempat di Lab IPA SMP I Al Azhar 26 Yogyakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh wali murid kelas 7 dan kelas 8. Tujuan kegiatan parenting ini untuk meningkatkan kualitas dan menyalurkan visi pendidikan, serta untuk menyelaraskan kegiatan di sekolah dan kegiatan murid di rumah

Acara parenting menghadirkan narasumber Drs. H. Dwiyono Iriyanto, M.M., CPC. Beliau adalah dosen Univ. Amikom Jogja, Kolumnis harian Republika, penulis buku, Konsultan Pengembangan SDM, Narasumber talkshow di Sindo Trijaya FM, RBFM, dan RRI Pro I Jogja. Acara dilaksanakan  dalam 2 sesi yakni sesi 1 pada pukul 08.00-09.30 WIB dan sesi 2 pada pukul 10.00-11.30 WIB. Acara dibuka oleh Ibu Erni Setyani, S.Pd selaku MC, kemudian sambutan oleh Bapak Agung Widiyantoro, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMP Al Azhar 26 Yogyakarta.

Menurut Drs. H. Dwiyono Iriyanto, M.M., CPC dalam mendidik anak generasi Z harus memahami karakter anak terlebih dahulu, karena anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Anak pada usia remaja cenderung menginginkan kemandirian, menolak campur tangan pihak lain, mulai tertarik terhadap lawan jenis, merasa perlu mengumpulkan pengalaman baru yang menantang, senang mencoba sesuatu yang berisiko, merasa lebih terikat dengan ‘kelompoknya’ daripada dengan keluarganya. Hal-hal yang harus diwaspadai anak generasi Z yaitu salah memilih teman, salah memaknai solidaritas, permisif terhadap budaya konsumtif, salah mencari solusi, salah membangun kebiasaan, memiliki kebanggaan yang keliru, sembrono mengelola emosi. Faktor-faktor dalam meningkatkan kesuksesan anak meliputi kejujuran, disiplin keras, mudah bergaul, dukungan pendamping, kerja keras, kecintaan yang dikerjakan, kepemimpinan, kepribadian kompetitif, hidup teratur, kemampuan menjual ide.

Mendidik anak generazi Z jangan disamakan dengan mendidik anak zaman pada dahulu, karena anak zaman sekarang lebih ‘melek’ teknologi. Pola asuh anak pada era digital kembali pada 3A (asah, asih, asuh), lebih serius lagi dalam membangun fondasi karakter/akhlak, bijaklah menggunakan gawai, paculah anak secara alamiah dan ilmiah, ajaklah anak untuk pandai bersabar dan bersyukur.