Murid SD IA 59 Wonosari Menjelajah Dunia Sains di Taman Pintar



YOGYAKARTA - Kamis, 13 Februari 2025, menjadi hari yang dinanti-nantikan oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 SD Islam Al Azhar 59 Wonosari. Hari itu adalah puncak dari serangkaian kegiatan akhir Term III, yang ditutup dengan kunjungan edukatif ke Taman Pintar Yogyakarta. Meski cuaca sejak pagi tampak tidak menentu, semangat dan antusiasme para siswa tetap membara.

Diiringi doa dan arahan dari guru-guru pendamping, rombongan berangkat dari sekolah dengan menggunakan bus. Sepanjang perjalanan, mereka sibuk berbincang tentang rencana eksplorasi di Taman Pintar. Ada yang ingin mencoba simulasi gempa, ada yang penasaran dengan teknologi robotika, dan ada juga yang sudah membayangkan serunya bermain di zona air.

Setibanya di Taman Pintar, mereka langsung dibagi ke dalam beberapa kelompok. Kunjungan dimulai dari Gedung Kotak, tempat mereka melihat berbagai eksperimen sains sederhana. Di sini, mereka mencoba pipa bunyi, alat peraga gaya gravitasi, dan bahkan berkesempatan memainkan alat musik tradisional interaktif.

Setelah itu, mereka melanjutkan eksplorasi ke Gedung Oval, pusat ilmu pengetahuan dengan berbagai teknologi canggih. Mereka terpukau melihat simulasi antariksa, belajar tentang energi terbarukan, serta mencoba Augmented Reality (AR) yang menampilkan peta Indonesia dalam bentuk interaktif. Beberapa siswa juga asyik mengamati proses kerja printer 3D yang mampu mencetak berbagai bentuk benda.

Di antara semua wahana, salah satu yang paling menarik perhatian adalah zona teknologi dan rekayasa. Para siswa belajar bagaimana teknologi sederhana bisa dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari, seperti sistem pengairan otomatis dan panel surya. Mereka pun berdiskusi dengan teman-teman dan guru mengenai bagaimana teknologi bisa membantu membangun Indonesia yang lebih maju.

Kunjungan ini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga yang sesuai dengan tema III dalam Kurikulum Merdeka, yaitu “Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI”. Di akhir perjalanan, guru-guru meminta setiap siswa menceritakan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini. Jawaban mereka beragam, mulai dari konsep sains, eksperimen sederhana, hingga pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah puas menjelajahi Taman Pintar, rombongan kembali ke sekolah dengan membawa ilmu dan pengalaman baru. Meskipun hari itu cuaca tidak menentu, namun semangat belajar mereka tetap menyala, secerah harapan mereka untuk masa depan Indonesia yang lebih maju. (Meyta).